Tips Skin Care untuk Gen Z

Jika berbicara mengenai Gen Z, orang langsung memikirkan teknologi. Anak-anak gen Z memang menjadi generasi yang lahir ke dalam dunia di mana teknologi sudah canggih. Sejak kecil, mereka telah terbiasa menggunakan computer, handphone, dan media sosial. Ternyata hal ini berpengaruh pada kebiasaan skin care mereka.
Bagi yang terlahir ke dalam generasi Z, media sosial menjadi makanan sehari-hari mereka. Dengan maraknya internet beauty gurus yang memberikan tips-tips skin care melalui platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok, anak-anak gen Z terekspos kepada beragam informasi mengenai skin care. Selain itu, internet juga menjadi samudera tanpa batas bagi gen Z untuk mencari cara merawat kulit.
Hal lain yang membedakan skin care gen Z adalah kompleksitasnya. Jika dibandingkan generasi-generasi lainnya termasuk milenial, ternyata gen Z memiliki langkah-langkah perawatan kulit yang lebih kompleks alias ribet. Pada saat generasi milenial masih remaja, produk kecantikan lebih difokuskan pada makeup dan mungkin hanya menggunakan sabun cuci muka untuk perawatan. Sebaliknya, bagi gen Z skin care menjadi fokus utama dari beauty, malah lebih penting daripada makeup.
Gen Z juga lebih mementingkan kecantikan dibandingkan generasi-generasi sebelumnya. Hal ini memang lumrah, mengingat sekarang kamera sangat canggih dan tiap saat wajahmu dapat diabadikan dalam sebuah foto atau video yang diunggah di internet untuk selamanya. Ini membuat anak-anak gen Z lebih aware terhadap penampilan mereka.
Berdasarkan sifat, karakteristik, kebiasaan, dan cara berpikir anak-anak gen Z pada umumnya, berikut beberapa tips skin care untuk gen Z.
Formulasi Ringan
Dengan berkembangnya pengetahuan tentang menjaga kesehatan kulit, perusahaan skincare makin fokus membuat produk-produk yang lebih ringan (mild). Ini sangat sesuai bagi gen Z yang menginginkan kulit yang lebih sehat secara menyeluruh dan mulus saat tampil di depan kamera.
Dalam memilih produk skincare yang ringan, Anda dapat mencari produk berlabel “MILD”. Selain itu, periksa label kandungan, terkadang dituliskan berapa persen konsentrasi masing-masing bahan aktif yang digunakan dalam produk (contoh: Niacinamide 2.5%). Persentase kandungan untuk bahan aktif yang tergolong ringan adalah sekitar 2% - 5%, sementara 10% sudah termasuk keras.
Jika tidak ada keterangan persentase pada produk, Anda dapat memeriksa kandungan melalui website-website yang menjelaskan bahan-bahan dalam produk. Beberapa website yang sangat membantu antara lain Skin Carisma dan Inci Decoder. Skin Carisma bahkan memberi keterangan mengenai bahan-bahan dalam produk yang tidak baik untuk jenis kulit tertentu, dapat memicu jerawat, dsb.
Skincare Berbahan Natural dan Ramah Lingkungan

Tips Skin Care untuk Gen Z

Satu hal lagi karakteristik gen Z yang merupakan akibat dari lancarnya akses internet: mereka lebih sadar akan isu-isu sosial, ekonomi, dan lingkungan di seluruh dunia. Itulah mengapa skincare berbahan natural dan ramah lingkungan menjadi pilihan yang tepat untuk anak-anak generasi Z. Ramah lingkungan yang dimaksud di sini bukan hanya terhadap tanah, laut, dan udara, melainkan juga ramah untuk binatang.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Composed, gen Z sangat mengutamakan bahwa produk mereka tidak diuji pada hewan dan juga cruelty free. Selain itu, 87% gen Z menginginkan produk skincare dengan dampak lingkungan yang lebih sedikit, ini lebih tinggi dibandingkan persentase milenial yaitu 73%. Bagi anak-anak gen Z hebat yang memikirkan dampak pada lingkungan, skincare berbahan natural sangat cocok untuk kalian.
SPF
Dapat dibilang penggunaan SPF (Sun Protection Factor) merupakan salah satu tren skincare yang akhir-akhir ini paling marak dibicarakan. Mulai dari selebriti yang bersumpah bahwa SPF adalah rahasia kulit kencang mereka, sampai beauty gurus yang selalu menggarisbawahi pentingnya penggunaan sunscreen, SPF sudah menjadi golden rule dalam komunitas kecantikan.
Dan memang benar adanya, sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan matahari memiliki banyak dampak negatif bagi kulit, mulai dari memicu produksi minyak berlebih, menimbulkan noda hitam, sampai mempercepat penuaan kulit. Maka dari itu, SPF sangat membantu dalam mengatasi masalah-masalah kulit tersebut.
Hal yang perlu digarisbawahi adalah sinar UV memiliki kemampuan penetrasi yang sangat tinggi. Bahkan saat beraktivitas dalam rumah kita tetap membutuhkan SPF karena sinar UV menembus melalui jendela dan celah-celah pada dinding. Terutama bagi kita yang tinggal di negara tropis, sebaiknya gunakan SPF minimal 15 jika beraktivitas di dalam rumah, dan SPF 50 saat di luar rumah.
Tingkatkan Kelembapan Kulit
Anak-anak Gen Z cenderung untuk menghabiskan waktu di dalam rumah (baik itu untuk bermain game komputer atau memainkan ponsel mereka). Ini menyebabkan kulit mereka sering terpapar AC dalam jangka waktu yang lama sehingga kulit menjadi kering.
Pelembap meningkatkan hidrasi kulit dengan memberikan air pada kulit dan mengurangi hilangnya air trans-epidermal. Selain itu, pelembap membantu meningkatkan produksi lipid yang berguna bagi dinding kulit. Ini membantu pertahanan kulit dari bahan kimia yang berbahaya, serta memperhalus permukaan kulit.
Jangan Lupakan Body Care

Tips Skin Care untuk Gen Z

Ketika berbicara tentang perawatan kulit, seringkali orang berbicara tentang wajah saja. Memang, kulit wajah kita lebih sensitif dan membutuhkan perawatan lebih, tetapi bukan berarti kulit tubuh tidak membutuhkan perawatan yang menyeluruh.
Sama seperti kulit wajah, kulit tubuh juga akan menjadi kering bila sering berada dalam ruangan ber-AC. Maka dari itu kunci dari body care bagi gen Z adalah menggunakan produk-produk yang melembapkan kulit. Beberapa di antaranya adalah:

  • Sabun cair
Meskipun sabun batang lebih terjangkau dan hemat pemakaiannya, ternyata sabun batang tidak efektif dalam menjaga kelembapan kulit. Hal ini dikarenakan sabun cair mengandung bahan-bahan yang tidak hanya membersihkan tubuh dari kotoran, melainkan juga sebum alami pada kulit. Ini memang membuat kulit terasa lebih bersih, tapi sayangnya kulitmu akan menjadi terlalu kering.
Bagi gen Z, terutama yang sering berada dalam ruangan ber-AC, lebih baik gunakan sabun cair seperti shower gel atau body wash. Jika kamu memiliki kulit yang berminyak, gunakan shower gel, sementara bagi yang kulitnya sangat kering bisa menggunakan body wash.
  • Body lotion
Tidak hanya wajah yang membutuhkan pelembap, kulit tubuh pun juga. Body lotion membantu kulit memerangkap kelembapan dengan lebih baik, sehingga kulit terhidrasi dari dalam sampai luar. Masukkanlah body lotion dalam skincare routine-mu dan oleskan tiap selesai mandi.
Tentunya produk-produk skincare hanyalah perawatan yang diberikan dari luar tubuh. Perlu diingat bahwa perawatan kulit dari dalam tak kalah pentingnya. Kulit bertindak sebagai sistem ekskresi yang membuang zat yang tidak diterima oleh tubuh. Jika pola hidupmu buruk dan menyebabkan penumpukan zat beracun pada tubuh, kulitmu akan ikut menerima efek sampingnya.
Bersamaan dengan skincare, pola hidup sehat seperti makanan yang sehat, tidur yang cukup, olahraga rutin, dan manajemen stres yang baik merupakan kunci dari kulit yang sehat, terutama untuk jangka panjang. Maka dari itu, rawatlah kulitmu dari luar dan dalam!

Comments

0 comments

Write a comment

Comments are moderated