Mengenal Perbedaan Sabun Mandi Premium dan Biasa
Sabun mandi telah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari. Selain karena fungsinya untuk membersihkan tubuh dari kotoran, keringat, dan sebum, sabun mandi juga memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan kulit.
Jenis sabun mandi yang lebih disukai adalah sabun mandi yang berbentuk cair atau biasa disebut dengan shower gel. Banyak organisasi kesehatan juga menyarankan masyarakat untuk menggunakan sabun cair, karena sabun cair lebih higienis daripada sabun batangan.
Namun apabila berbicara mengenai mana jenis sabun mandi yang lebih baik untuk kulit, maka hal yang dipertimbangkan adalah kualitas sabun tersebut. Mari kenali lebih jauh mengenai perbedaan kualitas sabun premium dan sabun biasa.

Perbedaan Sabun Mandi Premium dan Biasa

1. Bahan Dasar

Bahan dasar sabun mandi adalah alkali, minyak, dan air. Alkali adalah zat kimia yang berfungsi untuk mengubah bahan minyak menjadi sabun. Alkali yang umumnya digunakan dalam pembuatan sabun cair adalah KOH, dan NaOH untuk sabun batangan.
Untuk bahan minyak dalam pembuatan sabun, jenisnya bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan pembuatan sabun. Ada minyak kelapa, minyak zaitun, minyak jarak, minyak canola, minyak kemiri, minyak almond, jojoba oil, dan lain sebagainya.
Minyak-minyak tersebut memiliki manfaat yang berbeda-beda untuk kulit. Harganya juga berbeda-beda. Sabun mandi premium biasanya mengandung beberapa macam minyak yang berkualitas, dan juga dengan kadar yang cukup tinggi. Sementara itu, sabun mandi yang biasa cenderung hanya mengandung minyak kelapa.

2. Zat Pewangi

Aroma sabun mandi yang wangi disebabkan karena adanya campuran zat pewangi. Zat pewangi ada 2 jenis, yaitu alami dan sintetis. Zat pewangi alami bisa berasal dari bunga, kayu, akar tanaman, ataupun kulit buah.
Sementara itu, bahan pewangi sintetis berasal dari reaksi esterifikasi (reaksi antara alkohol dengan asam karboksilat yang menghasilkan senyawa ester yang aromanya wangi). Contohnya seperti Oktil asetat (aroma jeruk), Linalin asetat (aroma lavender), dan Benzil asetat (aroma melati).
Bahan sabun mandi cair maupun batangan yang premium cenderung dicampur dengan zat pewangi alami. Selain lebih aman untuk kesehatan, zat pewangi alami memiliki aroma yang lebih lembut. Sementara sabun mandi biasa lebih banyak mengandung zat pewangi sintetis.

3. Zat Pembersih

Sabun mandi mengandung bahan pembersih yang berfungsi untuk meluruhkan kotoran yang menempel pada kulit saat dibilas dengan air. Bahan kimia yang paling banyak digunakan dalam pembuatan sabun biasa adalah bahan deterjen, yaitu Sodium Lauryl Sulfate (SLS) atau surfaktan.
Surfaktan adalah zat kimia berbahan dasar minyak bumi. Zat ini mempunyai efek pengental dan penghasil busa. Sabun yang mengandung surfaktan biasanya dapat menghasilkan busa melimpah dan membuat kulit terasa kesat.
Namun, penggunaan surfaktan dalam jangka panjang dapat membuat kulit iritasi, radang, ataupun alergi. Adapun zat pembersih non deterjen yang lebih aman untuk kulit, seperti Sodium Coco Sulfate yang terbuat dari minyak kelapa. Sabun mandi premium cenderung mengandung bahan bersifat non deterjen ini.
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sabun mandi premium dengan yang biasa tentunya berbeda. Sabun mandi premium dibuat dengan bahan-bahan pilihan yang berkualitas tinggi dan minim penggunaan bahan kimia.
Sabun mandi premium juga biasanya dilengkapi dengan bahan tambahan untuk perawatan kulit. Seperti lidah buaya dan cocoa butter untuk pelembab kulit, ataupun madu dan oatmeal untuk mengatasi iritasi kulit.
Itulah perbedaan antara sabun mandi premium dengan sabun mandi biasa. Maka tidak perlu heran apabila harga sabun mandi premium cenderung lebih mahal daripada sabun mandi biasa.



Comments

0 comments

Write a comment

Comments are moderated