10 Tips Menjadi Sahabat Untuk Gadis Remaja Kesayangan Bunda

Berkompromi dengan si cantik Bunda sekarang ini butuh keahlian khusus ya, Bunda? Paparan teknologi dan media membuat kita perlu pintar – pintar menyesuaikan diri dengan dunia mereka. Bagaimana ya agar kita bisa menjadi sohib sejati untuk si Cantik bunda yang menggemaskan ini? Berikut 10 trik ampuh untuk Bunda agar dapat lebih mempererat lagi hubungan putri Gen Z ala Princess Meko. Sttt, skin care salah satunya, loh!

1. Siapkan Telinga Lebar – Lebar

Pekerjaan rumah atau kantor sering kali bikin kepala seakan pecah. Akibatnya, waktu untuk mendengarkan putri kesayangan berceloteh jadi terabaikan. Padahal, semakin sering buah hati mencurahkan isi hatinya, semakin erat kedekatan emosional antara Bunda dan gadis manis bunda.

Jika sudah terlalu jarang berkomunikasi, hal tersebut dapat membuat hubungan bunda dengan anak menjadi renggang. Oleh karena itu, setidaknya luangkan sedikit waktu untuknya. Bunda juga bisa mencuri-curi waktu di tengah kesibukan anak untuk menanyakan kabar atau tentang kegiatan yang ia lalui.

2. Bercerita Tentang Rasa, Berbagi Rahasia

Bagaimana jadinya jika Bunda merasakan ada sesuatu hal yang disembunyikan dari orang yang dicintai? Sedih ataupun kecewa bisa saja melanda karena tidak diposisikan sebagai orang kepercayaan. Padahal kita sudah berusaha membuka telinga lebar – lebar, kok hasilnya nihil?

Imbasnya, anak jarang bercerita tentang masalah yang dia hadapi. Selain itu, mereka juga akan lebih mudah berbohong, seperti beberapa indikasi berikut ini:

  • Suara lebih tinggi dari biasanya
  • Sering menggaruk hidung ketika diajak ngobrol
  • Sering berkedip dan menutup mata
  • Mendadak batuk atau berkeringat

Tipsnya, cobalah untuk terbuka dari Bunda sendiri. Ceritakan apa yang Bunda alami pada hari itu atau ceritakan apa saja yang menarik untuk diceritakan. Dengan demikian, anak mulai menaruh empati dengan Bunda dan mencoba membuka diri dengan hari – harinya.

Hasilnya, Bunda akan tahu hampir segalanya tentang kehidupan buah hati bunda termasuk teman – temannya hingga anak laki – laki yang sedang ia sukai. Kalau sudah punya kunci ini, pegang baik – baik. Sebab, terkadang kita mengetahui sesuatu yang mungkin membuat kening berkerut. Usahakan tidak berlawanan dengannya sambil secara perlahan memberinya keputusan atau solusi yang tepat.

3. Tunjukkan Ketertarikan Dengan Mata yang Berbinar

Menyambung dari dua trik sebelumnya, siapa sih yang tidak senang jika orang terdekat dengan sangat antusias ingin mengetahui berbagai sisi kehidupan kita terlebih lagi dia adalah orang yang kita cintai?

Begitu pula dengan anak, ia akan sangat bersemangat apabila Bunda tertarik dengan kehidupannya, misalnya “Oiya, Temanmu yang bisa dance itu sudah kasih tahu kamu triknya, ya? Ajarin Bunda, dong!”

Menunjukkan ketertarikan dengan tulus cukup menjelaskan bahwa Bunda benar – benar ingin masuk ke dunianya. Hasilnya akan membuat putri kesayangan Bunda sumringah. Jika sudah mendapatkan hatinya seperti ini, siap – siap Bunda akan menjadi salah satu anggota geng terbaiknya, ya

4. Hargai Pandangan Anak

Namanya juga anak – anak, kadang opini mereka luar biasa nyelenehnya. Mereka mungkin saja masih berpikir tidak realistis bagaimana mengubah dunia yang kelabu. Bahkan, mungkin bagaimana rasanya menikah dengan salah satu bias Kpop mereka. Tidak apa – apa, berikan senyuman dan hargai itu.

Bunda bisa mencoba melakukan diskusi layaknya orang dewasa. Anak – anak remaja sering kali berpikir tentang dunia yang tidak adil, berpikir mengenai jati diri, hingga mencintai idol mereka secara berlebihan. Bunda bisa bertanya pendapat mereka, seperti “Biasmu itu sangat menghargai wanita ya di video ini?” Kemudian, biarkan anak mengutarakan pendapatnya tentang isu gender. Hargai suara mereka, agar mereka merasa dewasa, didengar, dan lebih percaya diri.

Dengan memberikan mereka kebebasan dalam berpendapat atau mengutarakan apa yang terjadi, itu artinya Bunda sudah membuktikan bahwa Bunda menghargai mereka dan membuat mereka sadar bahwa Bunda menyayanginya.

Tidak perlu Bunda terlalu menentang apa yang mereka inginkan, cukup berikan saran dan apa yang akan terjadi jika mereka melakukan hal tersebut. Hal ini akan membuat mereka berpikir kembali sebelum bertindak. Bonusnya, Bunda akan menjadi sahabat paling favoritnya selama remaja!

5. Kenali Lingkungannya Tapi Bukan Sebagai Mata – Mata

 

Agar hubungan Bunda dengan anak menjadi lebih erat, Bunda bisa mulai mencari tahu atau mengenali lingkungan lingkup pergaulan anak Bunda, seperti sahabat-sahabatnya, guru, bahkan pacar mereka, atau siapapun yang sering muncul di kehidupan anak Bunda.

Dengan mengetahui dan mengenali lingkungan anak, Bunda dapat lebih mudah memantau atau memonitor perkembangannya menuju dewasa dan dapat menilai baik atau tidaknya lingkungan si anak sekarang untuk kesehatannya, baik secara lahir ataupun batin.

Sebenarnya, yang paling penting adalah Bunda akan memiliki bahan obrolan dengan sang anak mengenai lingkungannya. Sehingga putri kesayangan Bunda cukup paham bahwa Bunda memperhatikannya. Tapi, jika terlalu mengekang dan membatasi ruang lingkup pergaulan sang anak, mereka justru akan bersembunyi. Duh, susah deh jadi sohib lagi.

6. Skin Care dan Dunia Remaja

Tips ampuh berikutnya untuk membuat hubungan antara ibu dan anak semakin erat adalah dengan terjun ke dunia mereka. Anak perempuan sedang senang-senangnya dengan dunia kecantikan. Influencer make-up sangat digandrungi bahkan banyak diantara mereka yang masih berusia sangat belia. Tak jarang penggunaan make-up yang tidak tepat akan menimbulkan masalah bagi kulit. 

Nah, kedekatan Bunda dengan sang putri bisa bermula dari sini. Ikuti eksperimen mereka dengan make-up, tentu dengan gelak canda dan tawa. Berkreasi dengan ibu kesayangan mereka terutama urusan make-up akan memberikan memori indah untuk masa remajanya. 

Tidak perlu risau dengan make-up selama Bunda sudah mempersiapkan amunisi skin care sebagai senjatanya. Untuk itulah, demi mencegah kerusakan kulit, pastikan bunda mengingatkannya bahwa kecantikan alami tetap yang terpenting. Skin care terbaik akan memancarkan kecantikan alami dan mencegah kerusakannya akibat make-up, debu, atau polusi. 

Princess Meko telah memahami cukup lama bahwa skin care harusnya bisa mendekatkan hubungan ibu dan anak. Hasilnya, kami mengeluarkan skin care andalan untuk ibu dan si Cantik berupa Kiku Rich Perfume Shower Gel.

Tidak seperti shower gel lainnya, Kiku Rich Perfume Shower Gel ini mampu mengatasi berbagai masalah kulit wajah, seperti jerawat, komedo, bahkan penuaan dini. Nah, bukan hanya cocok untuk putri Bunda saja, kan?

Shower Gel dari Princess Meko Singapore ini sangat bersahabat untuk berbagai macam kulit. Terlebih lagi Shower Gel ini adalah sabun favorit dari selebgram ternama yaitu Tasya Farasya. Anak remaja mana yang tidak mengenal sosok Tasya Farasya seorang selebgram sekaligus YouTuber di bidang kecantikan ini, kan?

Kabar menariknya, Kiku Rich Perfume Shower Gel ini juga melakukan campaign tentang recycle botol yang dapat ditukar menjadi undian. Jadi, selain dapat mempererat hubungan Bunda dan anak, Princess Meko Singapore juga memberikan kesempatan kepada Bunda untuk mendapatkan hadiah. 

7. Berikan Quality Time yang Menyenangkan

Ada lagi nih tips lengkap untuk lebih mempererat hubungan ibu dan anak, salah satunya Bunda bisa memberikan quality time untuk anak.

Cukup banyak ide kegiatan quality time yang bisa Bunda lakukan dengan anak lho, bisa dimulai dari hal yang simpel dan sederhana yaitu saling bercerita tentang apa yang dilakukan dan dirasakan pada hari itu. Atau bisa berjalan-jalan dan berbelanja ke mall, atau sekadar bermain sepeda bersama, atau Bunda bisa mencari tahu terlebih dahulu hal apa yang sedang mereka sukai.

Bagaimana kalau Tasya farasya dan Kiku Rich Perfume Shower Gel? Duh, bisa jadi bahan obrolan seru dengan sang buah hati ya, Bun? 

8. Privasi Anak = Harga Dirinya

Semua urusan anak memang tanggung jawab kita. Tetapi tidak semua hal harus terekspose pada anak bahwa kita mengetahuinya. Harga diri anak perlu kita perhatikan dengan menjaga privasinya. Beberapa hal mungkin saja membuat anak malu jika Bunda mengetahuinya. Untuk hal ini, kita perlu peka agar tidak melewati batas privasi mereka.

Memang, Bunda harus mengenali siapa saja yang ada di lingkungan anak. Namun, hal itu bukan berarti bunda terlalu masuk ke dalam lingkungannya sehingga mereka merasa privasi mereka terganggu.

Anak remaja biasanya sudah tidak ingin lagi telepon genggamnya dipegang oleh orangtua. Nah, asal membuka telepon genggamnya hanya karena penasaran dengan siapa ia berkirim pesan setiap harinya tentu mengganggu privasi mereka.

Bagaimana cara mengetahuinya? Ayolah jalin komunikasi yang baik dengan anak, sehingga mereka akan bercerita dengan sendirinya, siapa pacar mereka, siapa yang sedang mendekatinya, dan hal lain yang membuat Bunda sangat KEPO.

9. Biarkan Anak Memilih

Mempererat hubungan ibu dan anak dapat Bunda lakukan dengan cara menghargai pilihan serta pendapat anak. Menghargai pilihan mereka dapat membuat hubungan antara Bunda dan anak menjadi lebih erat dan juga dapat menghindarkan mereka dari hubungan yang abusive.

Cara ini akan mengembangkan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan. Contohnya simpel saja, misalnya anak Bunda bingung memilih pakaian mana yang akan dipakainya untuk pergi, biasanya ini paling sering terjadi dengan anak perempuan yakan Bun.

Biarkan saja mereka ingin pilih yang mana, jika Bunda rasa tidak cocok, mungkin Bunda bisa memberitahunya dengan baik-baik, tidak perlu langsung melarang mereka untuk memakai pakaian tersebut. Cukup dengan memberitahunya, mereka akan mulai berpikir ulang, tapi bagaimana jika mereka memang sudah nyaman dengan pakaian tersebut?

Ya sudah, biarkan saja Bun tidak perlu memaksakan kehendak Bunda ya. Dengan begitu, hubungan ibu dan anak bisa menjadi lebih erat, karena Bunda lebih menghargai pilihan mereka dan juga memberikan mereka kesempatan untuk berdiskusi dengan Bunda.

10. Mendengar Keluh Meski Berpeluh

 

Saat usia remaja biasanya anak akan mulai mengalami berbagai gejolak di dalam dirinya, mulai dari masalah pubertas, pertemanan, pergaulan, hingga hubungan pacaran. Pasti akan banyak hal yang ingin mereka sampaikan kepada Bunda untuk sekadar bertanya atau mungkin hanya mengutarakan berbagai kegelisahan dan pertanyaan yang muncul di pikirannya.

Tahukah Bunda perbedaan antara anak didengarkan dan tidak didengarkan ternyata sangat berpengaruh terhadap kepribadiannya? 

Anak Didengarkan

Anak Tidak Didengarkan

· Lebih mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang tua

· Lebih suka menentang atau melawan perkataan orangtua

· Lebih menghargai sebuah hubungan

· Terlihat tidak acuh terhadap sebuah hubungan

· Lebih merasa orangtua menghargai dan menyayanginya

· Menjadi pribadi yang tidak menghargai seseorang khususnya orangtua

· Memiliki sikap yang baik dan santun

· Lebih suka menunjukkan kenakalan untuk mencari perhatian orangtua

 

Ketika Bunda menjadi sosok ibu pendengar yang baik, mereka belajar bagaimana mempergunakan telinga mereka sebagai pendengar yang bijak pula. 

Itulah 10 tips lengkap agar Bunda bisa menjadi sahabat bagi putri kesayangan. Bunda punya cerita bagaimana skin care bisa mendekatkan bunda dan anak? Yuk, berbagai bersama yang lain di kolom komentar, ya!

Comments

0 comments

Write a comment

Comments are moderated